Langsung ke konten utama

Kisah Usang Lelaki Bujang

oleh Reza Pahlevi pada 03 Mei 2009 jam 16:44

Kisah usang lelaki bujang
namanya si Ujang
anak desa rawa panjang
lahir di Subang
besar di kota Padang
ia pandai berdagang
dan lihai menawar barang
hingga kini ia menjadi orang yang terpandang
yang disegani banyak orang

tak puas dengan harta yang bergelimang
ia pun pergi ke tanah seberang
mencoba untuk berjuang
supaya bisa senang-senang

belum sampa ke tanah seberang
nasib sial menerpa ujang
itu kapal nabrak karang
ujang terdampar ditanah yang gersang

memang hoki ujang gak bisa ilang
itu tanah emang gersang
akan tetapi sejauh mata memandang
banyak yang pada telanjang
mencoba tuk menolong si ujang
tak ada pisang telanjang
yang ada hanyalah lobang-lobang
yang bikin ujang merangsang

spontan ujang menarik pedang panjang
saatnya kini ujang bersenang-senang
menikmati lubang berisi tambang
persetan dengan keadaan sekalipun ia tak bisa pulang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makin Memborok

Ini masa sulit Bukan...tapi agak berbelit Dan sedikit rumit Agak sedikit sakit Lelah tidak Tapi memang belum ada solusi Mengeluh adalah manusiawi Jalan buntu sukar bertindak Dalam hidup sudah biasa Adakala makin parah Jika berhenti melangkah Ya itulah asa dan susah Banyak yang bilang Susah senang karena uang Nyata itu memang Maha beri uang Bukan beri ruang Masih ada yang munafik Tentu matahari berbalik Tak akan ada jalan yang paling baik Selain untuk tidak terpublik Berkaca diri Menelaah ke dalam hati Masih jauh dari yg terdiri Memang masih kotor terakui sadar akan sebab ini terjadi Dampak dari kesenangan Hanya menambah penyesalan Benalukan penderitaan Kepada yg paling rentan Ia adalah cintanya Entah siapa yg benalu Atas cinta dan tipu Senang dibayar susah Lalu berkata baiklah Akui salah ambil hikmah Hanya semoga Cuma doa Dan usaha semampunya Membayar cicil demi upaya Melunasi bahagia

Cgrat Dwesf

Aku tak ingin membahas tentang apapun sepertinya hanya membuat aku berputar aku tetap ingin berjalan tidak kencang tidak pelan Yang kuhadapi segala selalu berbeda dan itu menyenangkan Aku bukanlah seorang yang pintar yang kuandalkan mungkin kesehatan yang sepertinya aku juga yang merusak Menghadapi adalah misteri segala sesuatu aku persiapkan aku berdoa agar senantiasa sehat Keceriaan yang pernah aku dapat rela telah aku tinggalkan kepercayaanku akan bahagia dimasa depan yang lebih berharga Mempelajari hidup akan susah dan sedihnya tak aku mengapa karena selagi muda mungkin iya atau tidak tak bahagia sudah terbiasa Selagi sehat maka haruslah ceria menulis membuat kata kata berlari lari bernyanyi dalam hati pada taman atau tanah lapang nan luas Inilah aku melawan resahnya kalbu dalam kata terangkai merdu buat aku atau buat kamu Setiap kejadian dalam waktu dimana aku harus melawan ragu tidak terbatas tahu tak mengapa harus disa...

Sinar Sudut Senja

Aku telusuri jejak tapak bungkam arti senja di sore hari masih terasa tersakiti Menutup makna atas kecewa sore melintas senja tapak cerita tentang apapun yang dikata Masih terasa dalam benak pikiran ini terlalu kelam antara rindu dan dendam kau pergi aku terdiam Masih aku lintasi jalan yang dulu aku telusuri namun sendiri disekitarnya semakin terpadati buah logika kala memelas diri Hati selalu saja berkata terkadang juga tidak bisa terima tak tersudah ini kecewa Pikiran ancam diri sudahlah ini tak berarti tetap saja ketika hati ingin dan melintasi jalur lintas memori akan tetap aku telusuri Senja dan sore saksi asa biar suasana ini tetap ada waktu tak bisa disangka baik buruk peluh nestapa kan ada bunga disudut sarana aku berharap dia menggantikanya menutup mata mengobati luka tak banyak yang bisa aku kata 03Juni2012_resapahlevi_